Artikel Forex
Artikel-artikel yang berhubungan dengan cara belajar trading forex, strategi-strategi trading forex dan perkembangan forex.

0 2360
belajar+trading+forex

Belajar Forex : Semua trader saham/CFD dilatih untuk melihat data penjualan perusahaan  dan produk domestik bruto (PDB), hal ini berguna untuk memproyeksikan pergerakan saham/CFD selanjutnya.

Untuk investor saham/CFD, fluktuasi mata uang asing dapat menguntungkan dan tidak menguntungkan, sedangkan untuk trader mata uang, pergerakan saham/CFD (baca mengenai produk CFD) dapat membantu untuk menentukan apakah pasar secara keseluruhan sedang mencari investasi berisiko atau sedang menghindari risiko sehingga berpotensi akan menambah daya dorong pada pergerakan forex.

Dengan informasi ini, trader dan investor bisa mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang hubungan erat antara kedua pasar ini dan juga mendapatkan keuntungan tambahan dalam menganalisa arah pasar.

Dampak Mata Uang pada Saham/CFD

Banyak cara untuk mengetahui pergerakan mata uang (baca mengenai produk mata uang) yang berdampak terhadap pergerakan saham/CFD. Untuk perusahaan multinasional, fluktuasi mata uang dapat meningkatkan atau mengurangi pendapatan luar negeri. Untuk importir dan eksportir, nilai tukar dapat mempengaruhi profitabilitas dan penjualan. Mari kita lihat bagaimana hubungan ini bekerja.

Kinerja Industri

Fluktuasi mata uang dapat membuat out performance atau kinerja negative dari industri. Pabrik pesawat Boeing dan Airbus yang berbasis di Perancis merupakan perusahaan yang menyadari perbedaan profitabilitas antara tahun 2006 dan 2007 ketika Euro dihargai 20 % terhadap US dolar. Boeing, produsen pesawat yang berbasis di AS, mendapat peningkatan tajam dalam pesanan untuk Dreamliner jet ketika ada pergeseran penting dalam bunga setelah Euro naik 1,18-1,42.

Sedangkan Airbus sangat menderita karena penguatan Euro. Pada kuartal ketiga tahun 2007, Airbus mengumumkan bahwa mereka akan memotong 10.000 pekerja dan mempercepat produksi jet super jumbo baru untuk mengatasi kerugian $ 810.000.000.

Dampak Saham/CFD pada Mata Uang

Hubungan kuat antara saham/CFD dan mata uang adalah hubungan antara carry trades dan pergerakan Dow Jones (baca juga mengenai index Dow Jones). Pada tahun 2007, Anda dapat melihat banyak pasangan mata uang dapat dikategorikan carry trades. Yang paling populer ini adalah dollar Selandia Baru dan dolar Australia yang dipasangkan terhadap mata uang Yen Jepang. Dengan tingkat suku bunga di kisaran 0.50 basis poin pada tahun 2007, mata uang Yen menjadi kendaraan bagi dana murah, yang dipergunakan untuk mendapatkan keuntungan yang tidak hanya untuk investasi dalam mata uang berimbal hasil lebih tinggi tetapi juga untuk investasi saham/CFD. Ketika indeks Dow Jones bergerak, cenderung mencerminkan kemauan yang tumbuh dari trader dan investor untuk mengambil risiko.

Itulah sebabnya mengapa indeks Dow Jones dan carry trade adalah ukuran risiko yang dilakukan oleh para pelaku pasar. Secara umum jika ada kenaikan tajam pada pergerakan Dow Jones membuat refleksi bahwa kondisi risk appetite sedang tumbuh. Ketika indeks Dow Jones jatuh akan membawa transaksi pada mata uang Yen Jepang masuk ke dalam aksi jual dengan refleksi bahwa risk aversion di pelaku pasar sedang meningkat.

Carry trade dapat tidak berkorelasi secara langsung dengan pasar saham dalam jangka pendek, jadi trader tidak harus selalu berasumsi bahwa jika indeks Dow Jones naik maka carry trade akan naik secara bersamaan. Namun dalam jangka menengah akan membawa perdagangan mata uang dan saham akan sangat berkorelasi.

Pada akhirnya, pergerakan forex akan mempengaruhi pergerakan saham. Pentingnya hubungan ini akan terus berkembang ketika perusahaan melihat pasar global dan persaingan membuat pergerakan forex selalu berfluktuasi yang membuat para pelaku pasar dapat mengambil keuntungan.

0 2827
Belajar Trading Forex

Belajar Forex : Ketika datang keputusan apakah Anda harus membeli atau menjual dollar maka itu semua bermuara pada aktivitas perekonomian yang terjadi. Mengapa? Karena negara ekonomi yang kuat akan menarik investasi seluruh dunia. Faktor keamanan dana dan kemampuan pengembalian investasi akan menjadi pilihan investor.

Di sisi lain, konsumsi Amerika terhadap kebutuhan impor barang dan jasa dari negara lain telah menyebabkan dollar mengalir ke luar negeri. Walaupun AS menjadi mesin bagi ekonomi dunia, saat ini AS telah menjadi negara pengutang terbesar untuk konsumsi.

AS mampu menarik modal asing untuk mengimbangi defisit perdagangan (jika impor lebih besar dari ekspor maka neraca transaksi berjalan akan mengalami defisit).

Faktor yang Mempengaruhi Nilai Dollar

Intinya adalah bahwa ketika akan mengambil posisi dalam dollar, trader forex sebenarnya perlu mengetahui berbagai faktor yang mempengaruhi nilai dollar.

Metodologi ini dapat dibagi menjadi tiga faktor sebagai berikut :

  1. Faktor pasokan dan permintaan
  2. Faktor sentimen pasar dan psikologi
  3. Faktor teknikal

Pasokan Versus Permintaan Dollar

Ketika kita melakukan ekspor produk atau jasa maka aktivitas tersebut akan menciptakan permintaan untuk dollar karena eksportir memerlukan pembayaran untuk barang dan jasa dalam bentuk dollar yang harus dikonversi dari mata uang lokal ke dalam bentuk dollar. Oleh karena itu eksportir akan menjual mata uang dan membeli dollar sehingga mereka dapat melakukan pembayaran.

Contoh lain ketika pemerintah AS atau eksportir besar Amerika menerbitkan obligasi untuk meningkatkan modal maka ketika obligasi dibeli oleh orang asing, sekali lagi pembayaran akan dilakukan dalam bentuk dollar.

Demikian juga, jika pertumbuhan ekonomi terjadi di AS akan membawa orang asing untuk memiliki saham perusahaan AS maka sekali lagi investor saham akan menjual mata uang lokal untuk membeli dollar untuk membayar pembelian saham.

Sentimen Pasar dan Psikologi

Perhatikan juga jika ekonomi AS melemah, konsumsi melambat serta pengangguran meningkat ? dan kemudian AS dihadapkan dengan kemungkinan bahwa orang asing akan menjual obligasi atau saham dimana investor kembali menginginkan uang tunai dari penjualan saham dan obligasi. Aktifitas ini akan membuat dollar dijual dan beli pada mata uang lokal investor.

Faktor Teknikal dan Fundamental

Sebagai trader, kita harus mengukur apakah pasokan dollar akan lebih besar atau lebih kecil terkait permintaan dollar. Untuk membantu menentukan hal ini, kita perlu memperhatikan berbagai berita dan event ekonomi yang dirilis oleh pemerintah seperti data gaji, data GDP dan informasi pengukuran ekonomi yang dapat membantu kita untuk menentukan apa yang terjadi dalam perekonomian dan memperkirakan apakah perekonomian menguat atau melemah (baca juga Perlukah Anda Mengetahui Data Ekonomi GDP Untuk Trading ?).

Selain itu, kita perlu menentukan sentimen umum mengenai apa yang pasar pikirkan. Untuk menambah campuran dari perkiraan, maka  pola-pola historis yang dihasilkan pada level support dan resistance, indikator teknikal dan sebagainya akan menjadi penting.

Banyak trader yakin bahwa pola-pola ini akan berulang-ulang dan karena itu dapat digunakan untuk memprediksi pergerakan di masa depan.

Resesi 2007

Kondisi ekonomi selama resesi yang dimulai pada tahun 2007 telah memaksa pemerintah AS untuk memainkan peran yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam perekonomian. Karena pertumbuhan ekonomi surut akibat dari deleveraging besar aset keuangan yang terjadi.

Pemerintah AS harus mengambil kebijakan untuk meningkatkan belanja pemerintah dan menjaga perekonomian berjalan. Tujuan dari pengeluaran mereka adalah untuk menciptakan lapangan kerja sehingga konsumen bisa mendapatkan uang dan meningkatkan konsumsi sehingga mendorong pertumbuhan yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

Pemerintah mengambil posisi ini dengan mengorbankan defisit akan meningkat dan utang nasional. Biaya kenaikan ini dengan dasarnya mencetak uang dan dengan menjual obligasi pemerintah untuk pemerintah asing dan investor yang mengakibatkan peningkatan pasokan dollar. Oleh karena itu sebagai hasilnya dollar terdepresiasi.

Kesimpulan

Dengan mengawasi chart Index Dollar akan memberikan gambaran tentang bagaimana harga dollar terhadap mata uang lainnya. Dengan melihat pola pada grafik dan mendengarkan sentimen di pasar serta memantau faktor fundamental utama yang mempengaruhi penawaran dan permintaan trader dapat mengembangkan gambaran besar aliran dollar.

0 3036
Belajar Forex

10 Langkah Penting Belajar Menjadi Trader Forex

Dengan volatilitas yang tinggi, pasar forex akan menjadi medan pertarungan yang berbahaya dan penuh resiko jika Anda nekat terjun langsung ke dalamnya tanpa mengetahui betul seluk beluk seputar forex trading secara mendetail. Alih-alih ingin meraup rejeki dari trading forex, Anda bisa saja menjadi mangsa pasar yang begitu kejam karena ketidaktahuan Anda tentang bagaimana sih cara trading forex? Berikut ini ada 10 langkah penting dalam belajar forex agar Anda menjadi trader forex yang sebenarnya :

1. Mengenal perdagangan valas/forex.

Pasar forex atau valas adalah jenis perdagangan yang memperjual-belikan mata uang sebuah negara dengan mata uang negara lain. Transaksi dalam trading forex melibatkan pasar forex diseluruh dunia selama waktu 24 jam non stop dan 5 hari dalam seminggu.

Perdagangan forex setiap hari selalu berputar, mulai dari pasar Selandia Baru dan Australia yang buka dari jam 05.00 WIB sampai jam 14.00 WIB. Dilanjutkan ke kawasan Asia yang meliputi pasar Jepang, Singapura dan Hongkong yang buka dari jam 07.00 WIB sampai jam 16.00 WIB. Berlanjut pasar Eropa yaitu Jerman dan Inggris yang buka mulai jam 13.00 WIB sampai jam 22.00 WIB. Kemudian diakhiri pasar Amerika yang dimulai jam 20.30 WIB sampai 10.30 WIB hari berikutnya.

Mengenal jam perdagangan ini cukup penting Anda ketahui karena bagaimana Anda akan transaksi jika tidak mengetahui jadwalnya bukan? Ada yang menarik dari jadwal jam perdagangan valas, beberapa trader forex menyarankan melakukan transaksi pada jam-jam tertentu, misalnya hanya melakukan transaksi setelah jam perdagangan Eropa buka karena lebih tinggi volatilitasnya.

2. Belajar trading forex menggunakan demo account.

Dalam akun demo forex, Anda bisa belajar banyak tentang cara transaksi forex. Anda bisa belajar cara melakukan open posisi buy/sell, belajar menggunakan indikator forex untuk melakukan analisa trading. Jadi, dengan menggunakan demo account, Anda tidak hanya belajar mengenal pasar forex secara langsung tetapi juga bisa belajar bagaimana menjadi trader forex yang sebenarnya sebelum nantinya Anda terjun langsung ke dalam pasar.

Kemudian pertanyaan yang muncul adalah berapa lama Anda harus belajar forex menggunakan akun demo? Tentunya sampai Anda paham betul cara trading forex. Ada yang bilang, setidaknya butuh waktu selama 3 sampai 6 bulan untuk siap terjun langsung ke pasar forex menggunakan uang sungguhan. Yang terpenting adalah dengan akun demo diharapkan Anda melatih diri untuk lebih baik lagi dalam mengatur transaksi, dari mulai cara menggunakan indikator trading untuk belajar menganalisa secara teknikal dan fundamental, menerapkan money management yang baik, hingga mengatur psikologi trading Anda. Setela Anda yakin telah menguasainya, ini berarti Anda sudah siap untuk melangkah ketahap berikutnya.

3. Memilih perusahaan pialang/broker.

Memilih broker atau pialang tidak bisa sembarangan. Anda harus memilih broker yang baik dan bonafit, Anda juga perlu mencari tahu fasilitas yang ditawarkan. Misal; cara deposit, withdrawal, spread yang berlaku, margin leverage yang ditawarkan dan yang juga penting adalah apakah mereka menyediakan akun demo sebagai simulasi trading. Disamping itu, platform trading mereka juga harus sesuai dengan kebutuhan Anda, seperti tersedianya chart/grafik sebagai fasilitas Anda melakukan analisa dan platform tersebut harus mudah Anda pahami.

4. Mengenali pergerakan mata uang yang akan ditradingkan.

Anda perlu mengenal karakteristik pair atau pasangan mata uang. Karena masing-masing pairs memiliki karakteristik yang berbeda, misalnya pair EUR/USD dan GBP/USD, keduanya memiliki ciri khas yang berbeda. Baik dari segi volatilitasnya maupun dari segi transaksinya. Mengenali pasangan mata uang ini bisa memudahkan Anda menentukan pair mana yang nyaman untuk Anda tradingkan sehingga Anda lebih fokus lagi untuk memperoleh profit.

5. Mencari informasi dan membaca kondisi pasar.

Dalam trading forex, Anda tidak boleh hanya fokus pada chart di layar monitor saja. Tapi Anda juga harus tahu segala informasi yang berkaitan dengan pasar uang. Karena ada beberapa berita ekonomi yang bisa mempengaruhi pergerakan mata uang. Untuk itu, sebelum open posisi, sebaiknya mencari informasi terlebih dahulu apakah ada berita fundamental yang akan dirilis dan disinyalir mampu menggerakan pasar. Sehingga nantinya Anda tidak salah melakukan transaksi. Anda juga harus bisa membaca situasi pasar, apakah trend sedang bearish, sedang bullish atau bahkan sedang mengalami sideways. Jangan sampai Anda melawan trend seperti yang sering ditekankan para trader forex profesional dengan istilah “follow the trend” dan jadikan trend sebagai sahabat Anda. Artinya disini, jangan coba-coba mengambil posisi sell saat sedang uptrend dan mengambil posisi buy saat sedang downtrend. Kecuali Anda mempunyai modal yang besar sehingga bisa mempengaruhi pergerakan pasar secara signikan.

6. Mengukur kekuatan modal yang Anda punya.

Anda harus tahu seberapa besar kekuatan modal Anda. Jangan hanya modal nekat!! Anda harus menghitung besaran untung ruginya. Anda harus belajar cara menentukan stop loss dan target profitnya. Keberhasilan Anda melakukan money management merupakan salah satu kunci keberhasilan menjadi trader forex yang handal. Sebagai trader, tentunya Anda menginginkan keuntungan dan sebisa mungkin menghindari kerugian bukan? Hati-hati dengan leverage yang diberikan broker. Jangan karena ingin untung besar dengan menggunakan leverage, Anda langsung jor-joran. Sudah banyak artikel dalam blog ini yang membahas untung rugi penggunaan leverage. Leverage bagai pedang bermata dua, leverage bisa membawa keuntungan berkali lipat, tetapi bisa juga membawa kerugian yang berlipat juga.

7. Mencari sistem trading yang sesuai dengan karakter Anda.

Tentukan cara atau sistem trading yang sesuai dengan karakter Anda. Seperti misalnya pemilihan time frame yang tepat untuk trading. Apakah Anda menggunakan time frame 5-15 menit, per jam, harian atau mingguan untuk menentukan open posisi. Karena masing-masing TF memiliki tingkat resiko yang berbeda. Jika Anda seorang scalper yang biasanya menggunakan TF 5-15 menit untuk melakukan scalping, akan menghadapi volatilitas harga yang lebih tinggi dan resikonya tentu lebih tinggi dibandingkan seorang day trader yang memanfaatkan TF harian.

Anda cari sistem trading yang sesuai dengan kepribadian Anda. Jangan memaksakan diri untuk selalu trading setiap saat ketika Anda tidak mampu mengatasi tekanan akibat pergerakan harga yang volatil. Yang terpenting bukanlah kuantitas trading, melainkan kualitas trading Anda. Apalah artinya sering melakukan open posisi tapi hasilnya sering loss? Bukankah lebih baik Anda melakukan trading yang berkualitas walaupun kuantitas trading sedikit, tentunya jumlah profitnya akan lebih banyak bukan?

8. Kuasailah psikologi trading.

Menguasai psikologi trading adalah sesuatu yang mutlak bagi seorang trader forex. Banyak trader yang gagal karena tidak menguasai psikologi mereka sendiri. Dengan volatilitas yang tinggi, pasar forex tentu akan memberikan tekanan emosional kapada para trader. Tidaklah mengherankan ketika melakukan open posisi yang salah dan loss, banyak yang terpengaruh dan pada open posisi berikutnya dilakukan tidak berdasarkan analisis melainkan karena emosi ingin menutup kerugian yang dialami sebelumnya. Untuk itu, sangatlah penting mengatur ritme emosi Anda dengan cara belajar psikologi trading forex.

9. Bangunlah trading plan.

Ibarat orang berdagang tentunya Anda harus punya rencana perdagangan atau trading plan. Pastinya semua trader ingin memperoleh profit. Tapi jika Anda tidak mampu mengatur trading plan Anda sendiri, bagaimana keuntungan bisa Anda dapatkan? Salah satu yang harus Anda susun adalah menentukan stop loss dan target profit dalam setiap transaksi. Janganlah serakah dan terlalu sombong. Dengan menentukan stop loss artinya Anda akan membatasi kerugian yang mungkin Anda alami. Dengan menentukan target profit, Anda juga akan terhindar dari kemungkinan kehilangan keuntungan yang sudah dalam genggaman. Misal Anda menentukan target profit 20 pips, setelah TP tercapai tentunya Anda aman dan bisa fokus ke trading berikutnya, bayangkan jika Anda tidak memasang TP dan tiba-tiba pergerakan pasar berbalik arah, padahal tadinya Anda sudah untung beberapa pips yang sebenarnya cukup lumayan. Pasti rasa penyesalan akan datang bukan?

Tidak hanya terbatas pada stop loss dan target profit saja, trading plan harus mencakup manajemen diri kapan Anda trading dan kapan Anda tidak harus trading. Lebih jelas Anda bisa baca artikel 5 Pedoman Dalam Belajar Membangun Trading Plan Forex.

10. Disiplin trading.

Setelah Anda menentukan sistem trading, melakukan manajemen psikologi dan membuat trading plan, selanjutnya Anda hanya perlu melakukannya secara berulang-ulang. Catatlah semua yang menurut Anda baik dan mendukung untuk mendatangkan profit dan perbaiki yang kurang. Dengan cara ini, nantinya Anda akan terbiasa dan secara otomatis akan tahu kapan Anda harus trading dan kapan Anda harus keluar dari pasar. Kedisiplinan merupakan salah satu kunci sukses trading forex. Dan dengan disiplin seorang trader akan melakukan trading forex yang berkualitas sesuai dengan karakternya.

Kesepuluh langkah diatas adalah langkah penting yang harus Anda lakukan dalam proses belajar forex. Dengan 10 tahapan tersebut diharapkan Anda akan menjadi trader forex yang bisa memanfaatkan situasi pasar mata uang yang volatil untuk memperoleh profit. Setiap langkah tersebut pastinya bisa Anda lakukan selama Anda punya keinginan untuk belajar. Menjadi trader forex itu mudah, siapapun bisa. Namun menjadi trader sukses dan menghasilkan banyak profit itulah yang sedikit susah. Untuk itu Anda perlu banyak belajar forex lagi. Semoga artikel ini bermanfaat 🙂

0 3364
belajar forex

Belajar Meminimalkan Resiko Dalam Trading Forex Online

Trading Forex atau valas merupakan bisnis yang bisa mendatangkan keuntungan yang besar dalam waktu yang singkat. Tetapi perlu diingat, trading forex juga bisa memiskinkan Anda dalam waktu yang singkat pula. Oleh karenanya banyak trader yang berusaha meminimalkan resiko trading dengan berbagai cara tapi seringkali gagal. Berikut ini cara belajar meminimalkan resiko dalam trading forex online.

1. Over Trade.

Trading yang berlebihan sangat beresiko, makanya Anda perlu membuat perhitungan yang sangat cermat. Perhitungan yang dimaksud adalah berapa jumlah lot yang akan Anda tradingkan. Berapa batas kerugian harian Anda, 10% dari besar modal Anda cukup baik. Tentukan target profit harian Anda dan disiplinlah dalam menerapkannya. Jika target sudah terpenuhi, stop trading, tutup meta trader Anda.

2. Pahami efek dari suatu berita fundamental.

Terkadang analisa teknikal yang sudah dipersiapkan dengan matang kandas begitu saja. Trader yang melakukan transaksi dengan mengandalkan beritapun beberapa kali harus kecewa karena hasilnya tidak sesuai dengan yang sudah diprediksikan. Jadi, sangatlah perlu memahami suatu berita yang akan diumumkan dengan jelas dan cari tahu dampak berita tersebut.

3. Tidak bergantung pada orang lain.

Hal ini sering terjadi di beberapa social media. Kalau ada yang memposting hasil transaksi di facebook/forum dan dilihat hasilnya profit terus, yang memposting akan dipanggil sebagai “master”. Dengan demikian, Anda akan bertanya-tanya terus, minta signal dan bahkan mengikuti open posisi yang dilakukan oleh sang master, berharap profit dari analisa orang lain. Jika hasilnya memang benar profit, si master akan lebih didewa-dewakan. Tapi kalau ternyata loss, dianjing-anjingkanlah sang master ini. Sebaiknya, gunakanlah analisa sendiri, apapun itu hasilnya. Dan belajarlah dari kesalahan-kesalahan ketika melakukan analisa (gunakan demo account). Trader yang berhasil adalah trader yang mengandalkan kemampuan sendiri, sehingga dia tahu, analisa yang dilakukannya efektif ataukah tidak.

4. Over Confident atau kepedean.

Ini seringkali membawa dampak yang besar dalam trading. Kepedean pada saat trading sangat berbahaya karena Anda tidak tahu apa yang akan terjadi di market. Tidak ada yang tahu, market akan bergerak kemana.

5. Chartist.

Ini adalah trader yang terlalu banyak mengandalkan chart atau grafik dalam trading. Memang benar pergerakan harga cenderung bergerak dengan pola yang sudah ada, tetapi data fundamental/kebijakan tertentu bisa merubah arah trend market. Jadi ada baiknya Anda gabungkan analisa teknikal dan fundamental dalam trading forex.

6. Selalu gunakan Stop Loss.

Hal ini yang terkadang membuat para trader dilema, pada saat trading dan stop loss terkena, harga kembali berbalik arah dari yang sudah diprediksikan. Tapi dari banyak kasus yang terjadi telah terbukti bahwa tanpa stop loss kerugian trader bisa semakin parah. Berawal dari loss, berujung ke auto cut. Apakah Anda mau?

7. Sistem trading yang sederhana.

Beberapa trader berpendapat, menggunakan banyak indikator untuk memastikan arah trend lebih bagus. Selain itu akan lebih banyak mendapatkan signal. Tapi kenyatan yang terjadi, semakin banyak indikator yang dipasang, malah akan membuat Anda pusing bahkan galau 🙂 Karena masing-masing indikator memberikan signal yang berbeda-beda. Gunakanlah 2 atau 3 indikator saja, tapi dipahami benar-benar. Misalkan, Anda memasang 6 indikator, agar mendapatkan signal yang maksimal Anda harus paham betul dengan indikator tersebut bukan? Katakanlah dalam 1 bulan Anda belajar 6 indikator tersebut, pasti pemahaman Anda mengenai masing-masing indikator tersebut hanya sekitar 17% saja. Berbeda jika Anda cukup belajar 2 indikator saja, tentunya Anda akan bisa memahami sebesar 50% bukan? Pada dasarnya semua indikator itu sama saja, hanya cara pemahamannya saja yang berbeda-beda. Lebih bagus kalau digabungkan dengan fundamental.

8. Menggunakan Expert Advisor (EA).

Banyak trader forex terlalu yakin menggunakan EA dalam sistem tradingnya. Mereka memasukan algoritma sistem tradingnya kedalam sebuah sistem robot trading supaya tidak perlu capek-capek mantengin chart. Tetapi Anda perlu ingat, trend market selalu berubah-ubah dan tidak ada yang tahu arah harga mau kemana. Jika Anda menggunakan EA, selalu kontrol sistem robot trading yang Anda gunakan dan update terus sistem tersebut.

9. Trading by moment.

Anda tidak diharuskan entry posisi setiap hari. Ambil posisi ketika Anda melihat ada moment yang bagus untuk masuk. Jika tidak ada moment yang bagus dan signal indikator tidak memberikan konfirmasi yang bagus, sebaiknya Anda tidak ambil posisi trading.

10. Cut loss itu perlu.

Cut loss adalah Anda menutup posisi yang sedang merugi karena harga berlawanan dengan analisa Anda. Jangan ragu melakukan cut loss jika setelah Anda analisa kembali ternyata memang harga bergerak berlawanan dengan analisa sebelumnya. Jika memang keputusan Anda melakukan cut loss benar, maka Anda terhindar dari kerugian yang lebih besar. Jika ternyata keputusan Anda salah, paling tidak Anda sudah mengurangi kerugian saat itu. Belajarlah dari kesalahan yang sudah Anda buat. Ingatlah, trader yang gagal bukanlah trader yang berani cut loss, tapi trader yang gagal adalah trader yang terkena auto cut karena tidak berani cut loss.

11. Manfaatkan signal gratis.

Di forum-forum seperti facebook, twitter, blog dan lain-lain, banyak yang sharing signal trading forex gratis. Itu bisa Anda gunakan sebagai second opinion dalam pengambilan keputusan open posisi. Sebaiknya Anda tes keakuratan signal gratis tersebut menggunakan demo account sebelum trading di real account.

12. Tidak pernah berhenti belajar.

Para trader pemula biasanya menganggap trading forex itu mudah, sehingga tidak serius dalam belajar forex lagi. Dengan terus belajar forex, Anda akan semakin tahu seluk beluk dunia trading. Karena dunia trading itu tidak ada batasnya.

Demikianlah beberapa tips tentang cara belajar meminimalkan resiko dalam trading forex online. Semoga bermanfaat dan dapat meningkatkan kemampuan trading Anda sehingga profit yang akan Anda dapatkan.

Selamat belajar forex 🙂

1 7472
Belajar Trading Forex

Belajar Forex : Trading saat ini menjadi bidang yang sangat menarik dan banyak masyarakat yang mulai terjun di bisnis ini, tetapi sayangnya misalnya anda cari di mesin pencari google akan banyak ditemukan artikel dimana dilihat dari statistik hampir 90 % trader itu gagal. Yang menjadi pertanyaan di benak anda yaitu siapakah yang salah, apakah bisnis ini yang menipu ataukah kesalahan trader itu sendiri ?

Sebenarnya kesalahan terletak pada diri trader itu sendiri bukan tradingnya. Itu karena kebanyakan trader pemula saat terjun di bisnis ini kurang dibekali dengan pemahaman dan pengetahuan yang cukup. Mereka hanya tergiur dengan keuntungan yang akan diperoleh serta bagaimana mudahnya mencari uang di bisnis trading ini. Mereka seringkali melupakan kalau trading ini juga seperti bisnis pada umumnya dimana ada resiko didalamnya dan sayangnya trader pemula kurang aware atau perhatian dengan resiko yang mengiringi bisnis trading ini.

Lalu banyak dari trader pemula yang gagal tersebut berpikiran kalau mereka tidak mempunyai bakat di bisnis trading ini. Padahal tidak ada orang dilahirkan untuk menjadi seorang trader yang profesional. Menjadi seorang trader yang profesional itu bukan karena bakat, melainkan untuk menjadi seorang trader profesional itu haruslah dibentuk. Menjadi trader hebat itu bukanlah bakat alami. Tidak ada yang bisa membuktikan teori ini sampai adanya cerita “The Turtle Trader”.

Di tahun 1983, dua orang trader yang sukses yaitu Richard Dennis dan Bill Eckhardt berdebat dengan cukup panas. Mereka memperdebatkan apakah menjadi seorang trader yang berhasil itu karena faktor bakat/keturunan ataukah bisa diajarkan dalam artian trader yang sukses itu bisa dibentuk.

Bill Eckhardt percaya bahwa menjadi trader yang sukses itu karena bakat dan itu tidak bisa diajarkan, sementara Richard Dennis sebaliknya beranggapan kalau semua orang bisa menjadi trader yang sukses dengan melalui pendidikan trading yang benar. Perang argumen tersebut akhirnya membawa mereka untuk menguji teorinya. Richard Dennis akhirnya merekrut  23 orang dari berbagai latar belakang dan mulai mengajari mereka tentang trading untuk melihat bagaimana performa mereka setelah mengikuti training. Dalam training tersebut masing masing dari 23 orang tersebut diberikan satu set aturan trading atau trading plan yang harus di ikuti, meski pada akhirnya semua dikembalikan ke masing masing dari 23 orang tersebut bagaimana mereka akan trading.

Richard Dennis menyebut 23 orang tersebut dengan sebutan “The Turtle” dan memberikan kepada mereka masing masing $1 juta untuk di tradingkan, dan dalam empat tahun kelompok tersebut bisa membukukan keuntungan hingga akhirnya dari modal $ 1 juta tersebut menjadi $ 100 juta. Dan salah satu orang yang ikut dalam kelompok the Turtle tersebut yaitu Curtis Faith yang baru berusia 19 tahun saat pertama kali mengikuti program yang diadakan oleh Richard Dennis ini.

Hasil eksperimen ini membutikan bahwa untuk menjadi seorang trader yang sukses tidak karena bakat. Hampir semua orang bisa menjadi seorang trader yang sukses dengan alat dan pelatihan yang tepat dan latihan yang kontinyu untuk melatih skill atau kemampuan dalam trading.

Semoga artikel ini bisa meng-inspirasi para trader pemula dan trader yang pernah loss dan hampir putus asa.

Cheers.

0 1726
Belajar Forex untuk pemula

Tidak bisa dipungkiri bahwa bisnis forex trading memang sangat menggiurkan. Pergerakkan harga mata uang yang sangat fluktuatif membuka peluang bagi anda untuk memperoleh keuntungan yang besar dalam waktu yang sangat singkat. Tetapi jangan anda lupakan bahwa market/pasar mata uang seperti makhluk hidup, dia bergerak dan berubah-ubah arah atau metode seperti makhluk kebanyakan. Hal inilah yang menyebabkan tingginya resiko dalam bisnis ini.

Ketika anda sudah memutuskan untuk terjun kedalam bisnis ini, ada beberapa tips cara belajar forex yang perlu anda ketahui demi suksesnya trading anda.

1. Demo Account

Ada yang bilang demo account itu tidak penting dan buang-buang waktu saja, hal ini tidak sepenuhnya benar. Didalam trading forex dibutuhkan kemampuan anda untuk membaca kemana arah pergerakkan harga yang biasanya disebut sebagai analisa teknikal (dengan menggunakan grafik) dan fundamental. Untuk bisa melakukan analisa teknikal dengan baik, tentunya anda membutuhkan banyak latihan-latihan tentang cara membaca grafik, karakteristik indikator yang digunakan dan sebagainya. Nah, disinilah peran demo account. Untuk menjadi seorang trader yang konsisten dan profitable, anda mungkin tidak cukup hanya melakukan demo account selama 1 bulan saja, mungkin dibutuhkan 2 bulan, 3 bulan atau bahkan lebih untuk mematangkan cara/sistem dan trading plan anda. Ingat, didalam trading forex tidak bisa menggunakan cara-cara yang instan. Semuanya membutuhkan waktu dan pengalaman untuk bisa berhasil dengan baik. Disini saya menganjurkan anda untuk melakukan demo account selama 6 bulan berturut-turut.

2. Sistem trading dan trading plan

Sistem trading dan trading plan ini sangat penting. Tanpa sistem trading yang bagus dan cocok dengan gaya anda, mustahil anda akan berhasil. Trading plan juga sangat penting untuk mencegah anda trading asal-asalan, apalagi emosional. Percayalah, tanpa hal tersebut, anda sama saja membuang-buang uang anda.

3. Dokumentasi trading

Mendokumentasikan trading anda sangat penting sebagai bahan evaluasi performa trading anda. Dengan melakukan evaluasi, anda bisa mengoreksi kesalahan trading dan meningkatkan performa trading anda. Jangan menjadi trader yang pemalas karena tanpa dokumentasi trading, mustahil anda bisa melakukan evaluasi seperti itu.

4. Risk management dan money management

Risk management dan money management juga sangat penting dalam bertrading. Besaran lot transaksi anda haruslah disesuaikan besaran resiko yang sanggup anda tanggung dan jumlah modal anda. Jika anda tidak memperhatikan money management, hampir bisa dipastikan anda akan kehabisan modal. Jika resiko per perdagangan anda terlalu agresif, maka ada resiko jatuhnya akun trading anda.

Akhirnya, teruslah anda belajar dan berlatih sehingga anda sukses menjadi seorang trader sejati.

0 2153
Belajar Forex

Dari mana saya harus mulai belajar Forex?

Sebagai  trader lama Saya sering ditanya oleh investor yang tertarik pada trading forex, apa langkah yang paling penting dalam belajar forex dan seberapa cepat Anda bisa begitu sukses.

Jawaban saya atas pertanyaan ini selalu bahwa pada awalnya trading Forex lebih sulit daripada yang terlihat. Beberapa tahun terakhir  pemasaran terus meningkat, tapi pemula sering diberikan keyakinan bahwa dalam trading Forex dengan investasi modal kecil dalam waktu yang sangat singkat dapat menghasilkan banyak uang.

Atas ilusi ini, sayangnya saya harus memberitahu Anda bahwa belajar Forex tanpa ada kemauan yang kuat, tanpa daya upaya dan tanpa antusiasme yang tinggi, mustahil bagi Anda untuk sukses.

Jauh lebih baik jika Anda mengetahui hal ini sejak awal sehingga Anda bisa belajar untuk menghadapi tantangan dalam trading forex. Ini merupakan prinsip yang penting dalam trading forex.

Pelajari prinsip penting untuk Trading Forex

Banyaknya tantangan dalam belajar forex menjadi sangat penting untuk diketahui karena bisa menjadi pedoman dan benang merah dalam proses pembelajaran.

Kesederhanaan

Anda harus bisa menerima bahwa Anda tidak selalu mendapatkan keuntungan dari setiap transaksi, mungkin juga Anda akan merugi. Jika Anda menganggap bahwa Anda akan selalu menang, ini akan mempengaruhi keputusan trading Anda dan memiliki dampak negatif pada kinerja jangka panjang Anda.

Pengabdian mutlak

Perdagangan forex tidak selalu mudah dan membutuhkan waktu dan pengalaman, untuk bisa percaya diri dalam menyusun system tradingnya sendiri. Seperti alat musik Anda tidak mungkin belajar dalam satu hari – seperti halnya dalam belajar Forex. Jika belajar dengan setengah hati, kecil peluang keberhasilan dalam bisnis ini.

Pelatihan yang tepat

Ketika Anda belajar Forex, mungkin saja Anda dapat menghabiskan banyak uang, namun hanya sedikit atau tidak ada sama sekali pengetahuan yang bisa membantu Anda. Belajarlah pada orang yang Anda ketahui telah sukses sebagai trader forex.

Kesabaran dan ketekunan

Belajar trading forex tidak mungkin berhasil dalam satu malam saja, kesabaran dan ketekunan meningkatkan kemampuan diri sendiri sangat penting dalam belajar Forex. Ketika seseorang memberikan strategi Forex yang telah teruji dan menguntungkan kepada Anda, belum tentu juga akan bisa memberikan keuntungan kepada Anda.
Alasannya adalah bahwa kedewasaan dan pola pikir hanya dapat dikembangkan melalui pengalaman dan penerapan dalam praktek.

Sesederhana mungkin

Kebanyakan orang cenderung memecahkan masalah dengan solusi yang rumit. Ketika seorang trader berusaha memecahkan masalah trading yang sedikit sulit menggunakan solusi yang terlalu rumit, dia akan kebingungan sendiri sehingga strateginya menjadi tidak praktis. Ingatlah!! Semakin sederhana strategi, semakin baik.

Aturan dalam penyusunan rencana trading forex atau trading plan, seharusnya jelas dan tidak rumit, sehingga tidak perlu menggunakan aplikasi yang terlalu banyak.

Realistis

Dalam pekerjaan besar  diperlukan kerja keras untuk mencapai tujuan. Dalam trading forexpun demikian. Dengan cara menetapkan tujuan yang realistis, karena kebanyakan trader  yang tidak berpengalaman cenderung melakukan terlalu banyak analisa trading.

Dalam belajar Forex, Anda harus fokus menentukan berapa banyak keuntungan yang ingin Anda capai dan kemampuan untuk mengeksekusi strategi trading Anda.

Fokus pada hal yang benar

Banyak trader hanya fokus pada entri posisi saja dan setelah memiliki posisi, masalah dimulai. Kekacauan dan kebingungan dalam mencari harga yang sesuai untuk profit taking atau pembatasan kerugian tak terelakkan. Aturan untuk menempatkan stop loss dan profit taking serta beberapa pedoman dasar lainnya seperti jumlah lot yang tepat sesuai manajemen uang yang sehat, harus dimasukkan dalam strategi trading Forex dan didefinisikan sejelas mungkin.

Menerima risiko dalam perdagangan Forex akan menuntun Anda untuk selalu ingat bahwa pasar dapat bergerak setiap saat karena pengaruh eksternal ke segala arah.

Perlindungan Modal Trading

Jangan hanya fokus pada pencapaian keuntungan saja tapi juga harus selalu ingat untuk melindungi modal Anda. Sehingga jika Anda mengalami kerugian hari ini, besok Anda masih memiliki modal untuk bertransaksi lagi.

Belajar Forex bukan hanya sekedar latihan saja, namun sangat menjanjikan.
Prospek keuntungan yang tinggi dalam jangka panjang dan ini hanya didapat dengan fokus dan disiplin tinggi.
Yang perlu Anda lakukan adalah menginvestasikan waktu dan usaha dalam berlatih dan belajar sebanyak mungkin dari mereka yang sudah profesional.
Hanya jika Anda benar-benar belajar dengan tekun dan disiplin, cepat atau lambat Anda akan menghasilkan keuntungan dalam trading Forex.

0 10161
Belajar Trading Forex

Belajar Forex : Pergerakan Forex telah terbukti dapat bergerak dengan cepat. Transaksi Forex menawarkan banyak kesempatan untuk mendapatkan keuntungan besar pada perdagangan jangka pendek karena  perdagangan forex juga bergantung pada fluktuasi harga yang hanya berlangsung beberapa menit.

Apa yang mesti Anda perhatikan? Dan bagaimana seharusnya Anda bereaksi?

Pengaruh Berita

Pasar mata uang sangat reaktif terhadap pengumuman ekonomi, contoh : setelah pengumuman pada bulan September bahwa Federal Reserve tidak akan melakukan tapering off pada program pelonggaran kuantitatif, membuat dolar jatuh secara dramatis. Sinyal ini memberitahukan bawah ekonomi AS masih harus mendapat dukungan dan mengirimkan trader untuk bertransaksi ke mata uang kuat seperti GBP yang menyebabkan breakout tajam pada GBP/USD.

Fluktuasi seperti ini didasarkan pada berita yang tidak biasa karena kebanyakan pengumuman data ekonomi memiliki efek yang lebih rendah, tetapi akan selalu memiliki efek serta memberikan kesempatan untuk keuntungan di waktu yang tepat (baca jadwal berita ekonomi – update).

Biasanya ada tujuh atau lebih pengumuman ekonomi pada satu hari dalam perdagangan mata uang utama. Untuk trader paruh waktu, penting untuk mengetahui data ekonomi mana yang harus diperhatikan sehingga mereka dapat memilih mata uang yang akan di transaksikan.

Pengumuman ekonomi terbesar datang dari Amerika Serikat karena sebagian besar perdagangan mata uang dipatok terhadap dolar. Selain itu, pengumuman ekonomi Inggris yang mempunyai efek hampir sama pentingnya karena trading Forex juga terjadi di London.

Setelah pengumuman, biasanya mata uang akan berfluktuasi secara acak pada 60-120 detik pertama sebelum bergerak lebih tajam.

Tren akan menjadi jelas selama periode yang relatif lebih lama dengan efek pasar pengumuman berlangsung di antara dua hingga empat hari, tetapi akan ada banyak pergerakan naik dan turun dalam hari berikutnya.

Menggunakan News dan Batasi Waktu Perdagangan

Perdagangan menggunakan news dapat digunakan dengan cara  mencari periode konsolidasi, fluktuasi jangka pendek sebelum atau sesudah pengumuman dan  perdagangan breakout.

Disiplin sangat penting di sini, meskipun perdagangan jangka pendek menawarkan kesempatan yang luar biasa.

Pasar Forex buka 24 jam sehari, 5 hari seminggu. Anda tidak bisa tetap terjaga selama itu, sehingga Anda perlu memilih waktu untuk melakukan transaksi. Tetapi yang paling mudah adalah ketika harga berada dalam satu pasar yang terbuka secara bersamaan. Jam perdagangan London dan New York merupakan perdagangan yang paling banyak dilakukan.

Tentukan batas waktu pada perdagangan karena hal ini akan membantu anda untuk meminimalkan risiko. Mata uang akan terus berfluktuasi di tengah berita. Menetapkan batas waktu, berapa lama Anda akan melakukan perdagangan dapat membantu menghentikan Anda untuk melakukan trading ”hope” ketika harga bergerak dalam jangka pendek.

Selain itu, transaksi mata uang dengan jangka waktu pendek pada dasarnya memliki risiko tinggi. Untuk meminimalkan hal tersebut, pertimbangkan untuk menggunakan stop order.

Bantuan Analisis Teknikal

Perdagangan menggunakan news secara alamiah akan mengarah kepada analisa teknikal. Analisa teknikal akan bergantung pada analisa grafik.

Pemahaman pola teknikal dan tren di pasar Forex dan kombinasi berita ekonomi akan memberi trader wawasan yang lebih luas ketika pasar akan bergerak dalam jangka waktu pendek.

Pasar yang bergerak dalam hitungan menit atau bahkan detik akan membuat perubahan dramatis yang terjadi mengingat berita ekonomi yang muncul dan akan menjadi momen yang sangat penting bagi seorang trader Forex untuk bereaksi dengan cepat (baca juga tentang berita-berita ekonomi dunia).

Kombinasi analisa fundamental dan analisa teknikal dapat menjadi jalan menuju sukses bertransaksi.

 

0 2706
Belajar Forex

5 Pedoman Dalam Belajar Membangun Trading Plan Forex

Setiap trader dalam tradingnya harus mempunyai yang namanya trading plan. Ada ungkapan yang mengatakan “jika Anda tidak mempunyai rencana maka Anda berencana untuk gagal”. Mungkin ini terdengar klise tapi saat Anda trading forex Anda pasti baru akan percaya.

Seorang trader yang sukses mempunyai trading plan yang di awali oleh gambaran umum lalu menerapkannya dalam sebuah aturan yang dijadikan acuan dalam bertransaksi. Selain itu yang juga tidak kalah penting yaitu buatlah suatu catatan atau jurnal dari trading yang Anda lakukan. Dengan mempunyai jurnal atau catatan ini akan membantu Anda kemudian hari dalam mengevaluasi trading plan anda. Berikut beberapa  pedoman yang bisa Anda ikuti dalam proses belajar forex untuk menyusun trading plan :

1. Ekspektasi / Harapan

Kenapa Anda memutuskan terjun di forex trading dan apa yang Anda harapkan dari trading ini ? Dengan membangun ini dari awal maka akan membantu untuk membuat trading Anda tetap pada jalurnya, dan menangkal kekecewaan.

2. Rencanakan Resiko

Sebelumnya putuskan seberapa besar modal yang ingin digunakan untuk trading, tentu saja dana ini tidak akan menganggu keuangan rumah tangga Anda atau bahasa kasarnya dana parkir. Mungkin terdengar mengada-ada tetapi secara psikologi ini akan sangat berpengaruh terhadap mental Anda, selain itu tentukan seberapa besar target Anda. Jangan sekali kali meresikokan lebih dari yang Anda sanggup tanggung, Anda harus tidak merasa trauma atau putus asa saat Anda mengalami loss, untuk itu tentukan resiko yang siap Anda tanggung dari setiap transaksi yang Anda lakukan di awal. Dalam artian begitu Anda masuk posisi pada saat itu juga Anda sudah tahu seberapa besar resiko yang siap Anda tanggung.

3. Goal / Target

Tetapkan tujuan yang masuk akal dari setiap profit yang ingin Anda peroleh dalam periode tertentu, hal ini harus berdasarkan strategi yang Anda pakai dan target ini juga di hitung berdasarkan periode harian bagi Anda yang termasuk day trader, periode mingguan bagi Anda yang termasuk swing trader dan periode bulanan bagi Anda yang suka scalping.

4. Strategi

Buatlah secara detail aturan-aturan dari strategi yang Anda gunakan, yaitu time frame yang Anda gunakan, indikator yang Anda pakai sebagai trigger atau pemicu dan indikator yang digunakan sebagai konfirmator yang diperlukan sebelum Anda masuk posisi apakah memberikan sinyal Buy atau Sell, Anda juga harus menentukan secara detail dalam kondisi bagaimana Anda keluar atau menutup posisi, kapan saatnya take profit atau menetapkan stop loss.

5. Evaluasi

Ini merupakan langkah terakhir yang penting tetapi seringkali dilupakan atau tidak dilakukan oleh banyak trader, dengan mengevaluasi trading Anda sebelumnya akan membuat trading Anda akan lebih berkembang. Dengan mengevaluasi trading yang diakukan sebelumnya maka Anda akan mengetahui apakah sesuai dengan trading plan serta target Anda dan juga bisa untuk mereview dari trading Anda yang loss dan mencari tahu apa penyebabnya.

Jika Anda menerapkan trading secara sembrono, maka hasil trading Anda akan merefleksikannya. Trading plan yang digunakan akan menjadi dasar kesuksesan trading Anda kedepannya. Demikian 5 pedoman dalam membangun trading plan, semoga berguna dalam proses belajar forex Anda.

Cheersss…

0 1750
belajar+trading+forex

Belajar Forex – ‘Panic selling’ terjadi ketika harga bergerak turun dengan cepat pada volume tinggi. Hal ini sering terjadi ketika beberapa pelaku pasar masuk untuk menetralisir pergerakan, atau ketika trader yang mengambil posisi sell memaksa harga untuk turun cukup jauh.

Proses panic selling terjadi karena ada kesempatan yang luar biasa ketika para trader sedang mengambil posisi beli, dan membuat harga bergerak ke bawah dengan tajam terutama terjadi ketika pernyataan fundamental yang bernada spekulatif (seperti berita ekonomi atau pendapat analis).

Di sini, kami akan menjelaskan proses panic selling yang dapat membantu Anda untuk memprediksi waktu yang tepat untuk mengambil posisi buy setelah fase panic selling terjadi.

Proses

Panic selling terjadi dalam beberapa tahap. Gambar dibawah ini menggambarkan skenario panic selling seperti yang terjadi ketika data dirilis.

Mari kita bahas, apa yang terjadi pada setiap langkah dalam grafik:

belajar+forex

Langkah 1 – Sesuatu terjadi yang menyebabkan harga bergerak cepat menurun dengan volume tinggi.

Langkah 2 – Volume tinggi terjadi ketika pembeli dan penjual masuk ke dalam pasar untuk mengendalikan tren. Pemenang dari proses tersebut kemudian mengambil tren dengan volume rendah.

Langkah 3 – Jika tidak ada perubahan tren signifikan yang terjadi pada titik 2 untuk melakukan pergerakan pelanjutan, maka biasanya ada titik lain dengan volume tinggi di mana pergerakan pembalikan secara substansial dapat terjadi.

Langkah 4 – Proses ini akan berlanjut sampai tren bergerak ke atas yang dikonfirmasi dengan faktor teknikal atau fundamental.

Sekarang kita akan lihat bagaimana kita dapat memprediksi kapan perubahan tren akan terjadi.

Momen Selling

Momen selling akan berhenti ketika harga telah mencapai level support. Hal ini dapat di lihat dengan dengan menggunakan kombinasi dari indikator trend, volume dengan memperhatikan tren yang berubah. Ada berbagai indikator yang dapat digunakan untuk mengkonfirmasi bahwa tren telah berubah.

Sebagai trader, Anda dapat memilih berapa banyak indikator yang dapat mengkonfirmasi tren sesuai dengan keinginan. Semakin sedikit indikator konfirmasi yang digunakan, semakin tinggi risiko dan semakin tinggi reward yang akan di dapat (dalam arti bahwa, semakin lama Anda menunggu untuk terkonfirmasi, maka potensi keuntungan akan berkurang).

Aturan untuk menggunakan momen selling adalah sebagai berikut :

belajar+forex

  1. Harga pertama harus menurun dengan cepat dengan volume tinggi.
  2. Volume akan melonjak naik, membuat level rendah baru, dan muncul untuk membalikkan tren. Carilah pola candlestick yang menunjukkan pertempuran antara pembeli dan penjual (engulfing).
  3. Gelombang harga higher low harus terlihat, ini merupakan momen membuka posisi buy.
  4. Sebuah pergerakan sideways di area trendline bawah akan terjadi.
  5. Moving average dengan 40 dan / atau 50 hari harus ditembus oleh harga.
  6. Perhatikan bahwa Anda dapat menggunakan moving average dengan menghubungkan harga tertinggi atau terendah. Biasanya, periode sideways dari moving average yang lebih besar akan menunjukkan ketika waktu sideways dari moving average dengan trend yang lebih kecil.

Kesimpulan

Panic selling secara alami menciptakan kesempatan kepada para trader untuk membuka posisi beli dengan lot yang lebih besar untuk mendapatkan keuntungan. Mereka yang tahu kapan akan terjadi panic selling berpotensi akan mendapatkan keuntungan lebih dari fase retracements atau pergerakan harga yang terjadi setelah itu.

Apakah Anda tertarik untuk memanfaatkannya? Pake demo account dulu deh…