Tags Posts tagged with "Belajar Forex Online"

Belajar Forex Online

0 8792
tutorial forex, belajar trading forex, cara belajar forex,belajar forex

Belajar Mengenal Perbedaan Antara Demo dan Real Account Forex

Belajar Forex – Banyak trader menganggap ada perbedaan yang signifikan ketika mereka membandingkan hasil transaksi demo account dan account riil.

Hampir semua trader merasa lebih mudah mendapatkan keuntungan pada akun demo. Ada yang begitu putus asa sehingga mereka menyalahkan pihak broker atas kegagalan mereka dan menuduh menjalankan kontrak yang tidak benar atau memanipulasi pasar ketika trading menggunakan real account.

Yang benar adalah hanya faktor mentalitas Anda ketika mendapat untung dalam demo dan bertanggung jawab atas kerugian dalam akun riil. Saya ingin berbagi tips untuk mengatasi masalah ini.

tutorial forex, belajar trading forex, cara belajar forex,belajar forexApakah Anda pernah bertransaksi menggunakan uang sungguhan? Ingatkah jika jantung Anda berdetak lebih cepat ketika Anda buka posisi pertama kali pada akun riil?

Dari pengalaman saya, reaksi tersebut adalah normal ketika pertama kali bertransaksi dipasar forex.

Persiapkan diri Anda untuk trading dengan uang sungguhan

Sebelum Anda bertransaksi, Anda harus menyadari bahwa trading dengan uang sungguhan berarti bahwa Anda sudah kehilangan uang. Pengetahuan ini penting, supaya Anda tidak menggunakan uang yang Anda butuhkan untuk trading forex. Selain itu, Anda harus menetapkan batasan resiko per transaksi (misalnya, 2% dari modal akun riil Anda).

Faktanya adalah bahwa kita tidak selalu melakukan apa yang kita rencanakan. Saya sendiri sebagai trader yang sudah memiliki pengalaman juga pernah mengalami kerugian pada akun riil.  Tidak ada orang yang sempurna.

Perbedaannya hanya ketika saya bertransaksi dengan uang sungguhan, saya memutuskan untuk berkonsentrasi HANYA PADA PELAKSANAAN TRADING, bukan pada saldo rekening. Pengaturan ini meningkatkan hasil transaksi saya.

Sayangnya banyak trader tidak menyadari saat membuka akun riil, bahwa mereka mungkin kehilangan uang pada setiap transaksinya.

Setelah Anda membuka posisi pertama kali dan pasar mulai bergerak melawan posisi Anda, Anda membuat keputusan perdagangan hanya berdasarkan emosi.

Siapkan diri untuk kerugian yang akan datang

Kebanyakan orang ketika mendapat kerugian menyebabkan perasaan negatif dan emosi. Saya sarankan agar Anda mempersiapkan diri dan berteman dengan pemikiran bahwa Anda mungkin kehilangan uang di pasar.

Untuk membatasi kerugian, selalu tempatkan stop loss pada setiap transaksi Anda. Terkena stop loss jauh lebih mudah kita terima dibandingkan jika dana langsung habis.

Saya yakinkan Anda bahwa masih banyak cara untuk berhasil dalam perdagangan forex, Biasakan hal itu.!

Jangan selalu diingat berapa banyak uang yang telah diambil dari akun riil Anda pada setiap transaksinya akan tetapi berapa keuntungan yang bisa  Anda dapatkan!

tutorial forex, belajar trading forex, cara belajar forex,belajar forexSaya yakin bahwa pemikiran itu tergantung kekuatan masing-masing trader, apakah kerugian mempengaruhi dirinya secara emosional atau tidak.

Hanya dengan batasan risiko yang telah Anda tetapkan, Anda dapat melindungi diri, dan bertindak tak terkendali yang bertentangan dengan kepentingan Anda sendiri; yaitu jangka panjang dan terus menghasilkan keuntungan di pasar.

Jika Anda terus mengelola risiko pada setiap transaksi (misalnya, 2% dari account Anda), Anda dapat tetap tenang dan terus memantau pergerakan pasar.

Dapatkah Anda mempersiapkan diri untuk kemungkinan yang terburuk dengan demo account?

Apakah yang Anda lakukan pada akun demo mempunyai nilai tambah? Ya, pasti.

Namun, Anda harus selalu menyadari bahwa bertransaksi dalam demo NO EMOSI. Untuk itu, Anda tidak perlu menunggu terlalu lama untuk memulai transaksi pada akun riil.

Syaratnya adalah bahwa Anda memiliki strategi trading forex yang dapat membawa keuntungan bagi Anda dalam jangka panjang. Uji strategi Anda sekitar dua sampai tiga bulan pada demo account forex sebelum Anda membuka akun riil dan kelola managemen risiko Anda.

Jika Anda tidak dapat menambah modal trading, untuk sementara waktu bertransaksilah di akun demo sampai Anda mampu untuk membuka akun riil dengan deposit minimal 500 sampai 1000 $.

Karena kita sekarang tahu bahwa trading dengan rekening demo, tidak ada emosi seperti pada akun trading riil, disarankan untuk selalu membawa sistem trading demo Anda ke akun riil.

Cobalah untuk membuat pengalaman trading Anda sendiri seNYATA mungkin, karena hanya inilah cara terbaik Anda dapat mempersiapkan diri pada perdagangan dengan uang sungguhan.

 tutorial forex, belajar trading forex, cara belajar forex,belajar forex

Bagaimana Anda menangani akun riil Anda seolah-olah itu demo account?

Setelah Anda berlatih menggunakan akun demo Forex Anda, untuk bertindak tanpa emosi dan menganalisa secara obyektif pasar, kemampuan ini perlu Anda transfer ke akun riil Anda.

Hal ini memang sulit untuk dijalankan. Tapi jika Anda memiliki tujuan jangka panjang, dan setiap saat selalu berpikir bahwa ini akan menguntungkan, Anda akan bisa berhasil.

Di bawah ini saya akan menjelaskan beberapa hal yang harus Anda cari ketika Anda beralih dari akun demo ke akun riil.

Pikirkan NO uang yang dipertaruhkan, sehingga Anda tidak merasa kehilangan.

tutorial forex, belajar trading forex, cara belajar forex,belajar forexSeperti disebutkan di atas, Anda harus menggunakan uang untuk akun riil forex Anda bukan uang yang diperlukan untuk hal-hal penting lainnya. Seperti halnya dengan bisnis lainnya, investasi juga bisa digunakan untuk mencapai keuntungan jangka panjang.

Jika Anda bisa menganggap uang yang Anda investasikan di pasar mata uang “hilang”, Anda akan jauh lebih mudah untuk membuat keputusan secara obyektif tanpa dipengaruhi oleh emosi Anda.

Berpikirlah untuk berteman dengan kerugian pada transaksi Anda!

Banyak trader profesional rata-rata mengalami kerugian 40 – 60% dari transaksi mereka. Namun, mereka dapat merekam keuntungan sesuai rasio keuntungan / kerugian pada akhir bulan. Jadi tidak terjebak terhadap pemikiran kehilangan uang dan menerima kenyataan ini sebagai bagian dari bisnis ini.

Sebuah transaksi Forex tunggal juga berarti untuk keberhasilan jangka panjang Anda.

tutorial forex, belajar trading forex, cara belajar forex,belajar forexJangan selalu memikirkan tujuan jangka panjang saja dan menghindari melakukan transaksi tunggal. Bahkan kehilangan hari perdagangan tidak penting untuk tujuan jangka panjang.

Saya sarankan Anda untuk berpikir dalam beberapa pekan atau bulan. Ini salah satu cara untuk memastikan bahwa pandangan tujuan Anda memiliki efek positif pada account riil Anda.

Tanyakan pada diri sendiri apakah Anda siap sebelum mengalami kerugian.

BERHARAP UNTUK MENANG DAN PASTIKAN SIAP KEHILANGAN.

Gunakan pengaturan ini untuk mengasumsikan bahwa setiap saat apa pun bisa terjadi dan siap menghadapi semua kemungkinan di pasar.

Keberhasilan Anda didasarkan pada berbagai transaksi. Jika tingkat menang Anda adalah sekitar 50%, Anda dapat kehilangan 50 dari 100 transaksi dan rasio keuntungan / kerugian dari 2:1 mencapai keuntungan yang cukup sebanding dengan modal Anda bekerja pada akhir bulan atau setelah beberapa bulan.

Apakah Anda memiliki strategi forex dan trading plan?

Setiap tindakan harus direncanakan. Mungkin salah satu strategi terbaik untuk melindungi diri dari tindakan emosional dalam perdagangan adalah merencanakan dengan baik setiap tindakan dan mengambil setiap kesempatan ke rekening.

tutorial forex, belajar trading forex, cara belajar forex,belajar forexHal ini bukan untuk mengatakan bahwa rencana tidak dapat dirubah. Kemampuan beradaptasi dalam trading sangat penting untuk menanggapi situasi tak terduga. Namun, hal ini harus selalu dilakukan dalam mengejar tujuan jangka panjang – terus mendapat keuntungan dalam trading Forex.

Trading Forex lebih sulit dari yang Anda bayangkan, meskipun strategi forex Anda telah diuji dan terbukti menguntungkan dalam jangka panjang.

Untuk itu teruslah belajar forex, saya berharap pada artikel-artikel saya selanjutnya, saya bisa mengajarkan Anda cara memandang pasar, yang memungkinkan Anda untuk setelah periode latihan tanpa merasa bersalah dan rasa percaya diri meningkat untuk membuka akun riil forex dan dengan kemampuan sendiri mencapai keuntungan jangka panjang yang fantastis melalui trading Forex.

0 6363
Belajar Trading Forex

Belajar Forex : Anda telah mengenal candlestick chart sebagai salah satu jenis chart yang populer di kalangan para trader. Konon, chart jenis ini pertama kali digunakan di Jepang sekitar abad ke-17 untuk memperhitungkan pergerakan harga beras. Munehisa Homma adalah seorang pedagang beras pada masa itu yang dianggap sebagai pelopor metode tersebut. Menurut Steve Nison, metode tersebut kemungkinan dimulai setelah tahun 1850-an. Steve Nison sendiri adalah salah seorang yang diketahui mempopulerkan metode analisis menggunakan pola candlestick (candlestick pattern) ke “dunia barat” melalui bukunya “Japanese Candlestick Charting Techniques”.

Teknik analisis dengan menggunakan candlestick pattern sebenarnya “mengubah” candlestick menjadi semacam “indikator”. Dengan mengenali pola-pola tertentu, Anda bisa memperkirakan kemana harga akan bergerak selanjutnya.

Perlu diingat bahwa pola candlestick biasanya hanya diikuti oleh koreksi jangka pendek saja. Pola-pola tersebut berguna bagi para trader yang ingin memanfaatkan peluang koreksi. Meskipun demikian, tidak tertutup kemungkinan bahwa pola candlestick bisa diikuti oleh reversal (pembalikan arah) untuk jangka waktu yang lebih panjang.

Pada chapter ini, Anda akan mempelajari beberapa pola candlestick yang mudah-mudahan nantinya akan bisa Anda manfaatkan dalam trading forex.

SINGLE CANDLESTICK PATTERN (POLA DASAR)

Kita mulai dari pola dasar candlestick dulu. Pola-pola dasar yang akan kita bahas adalah marubozu, long candle, spinning tops, doji, hammer/hanging man dan inverted hammer/shooting star.

a.      Marubozu

Marubozu adalah candlestick yang tidak memiliki shadow.  Kalaupun ada, shadownya sangat-sangat pendek sehingga sepintas lalu tidak terlihat. Sebaliknya, body marubozu ini relatif panjang. Kemunculan marubozu menandakan bahwa tekanan bearish atau bullish sangat besar pada periode waktu tersebut.

Ada dua jenis marubozu, yaitu bullish marubozu dan bearish marubozu. Bullish marubozu adalah marubozu yang berupa candlestick bullish panjang dan tidak memiliki shadow. Sebaliknya, bearish marubozu adalah candlestick bearish panjang yang tidak memiliki shadow.

Sekedar mengingatkan, pada umumnya bullish candlestick direpresentasikan dengan warna putih (kosong) sedangan bearish candlestick direpresentasikan dengan warna hitam. Oleh karena itu bullish marubozu juga sering disebut sebagai white marubozu, sedangkan bearish marubozu disebut sebagai black marubozu. 

Belajar Trading ForexTadi sudah dikatakan bahwa kemunculan marubozu berarti menandakan bahwa tekanan bearish atau bullish yang kuat. Dengan demikian, kemunculan bullish marubozu menjadi pertanda bahwa pada saat itu tekanan bullish sangat kuat. Sebaliknya, kemunculan bearish marubozu menandakan bahwa pada saat itu tekanan bearish sangat kuat. Oleh karena itu Anda perlu berhati-hati jika pola ini muncul.

b.      Long Candle

Long candle adalah candlestick yang relatif panjang. Patokan utamanya adalah panjang body-nya. Ada dua jenis long candle: long bullish candle dan tentu saja long bearish candle. Bedanya dengan marubozu, long candle masih memiliki shadow yang terlihat dengan jelas.

Belajar Trading Forex

c.      Spinning Tops

Spinning tops adalah candlestick yang memiliki upper shadow dan lower shadow yang panjang namun memiliki body yang kecil. Warna body dari spinning tops ini tidak terlalu penting, karena kemunculan pola seperti ini mencerminkan “keragu-raguan pasar”, apakah mau bullish atau bearish.

Belajar Trading Forex

Body yang kecil itu menggambarkan bahwa sebenarnya kekuatan bullish dan bearish sama besarnya. Itulah yang dimaksud dengan “keragu-raguan pasar”.

Bila spinning tops ini muncul di ujung sebuah uptrend, maka ada kemungkinan pasar akan berbalik arah menjadi downtrend. Begitu pula jika spinning tops ini muncul di ujung downtrend, maka ada kemungkinan akan terjadi pembalikan arah menjadi uptrend.

Namun demikian, spinning tops membutuhkan konfirmasi dari candlestick berikutnya agar Anda bisa memperkirakan arah pergerakan selanjutnya.

Pada dasarnya spinning tops adalah pola netral. Meskipun spinning tops muncul di ujung uptrend, tidak serta-merta pembalikan arah akan terjadi. Peluang balik arah akan semakin besar jika spinning tops yang muncul di ujung uptrend diikuti oleh candlestick bearish yang cukup panjang. Demikian pula halnya dengan spinning tops yang muncul di ujung downtrend, membutuhkan bullish candlestick sebagai konfirmasi.

d.      Doji

Doji juga merupakan pola netral. Dibutuhkan konfirmasi candlestick berikutnya agar Anda bisa memperkirakan arah pasar selanjutnya. Bentuk doji ini mirip dengan spinning tops, hanya saja ia tidak memiliki body karena harga open sama dengan harga close-nya. Atau, body-nya sangatlah kecil sehingga sepintas sulit terlihat dan hanya terlihat sebagai garis yang tipis.

Sama seperti spinning tops, doji juga menggambarkan pertarungan yang seimbang antara bull dengan bear.

Ada empat jenis doji, yaitu long-legged doji, dragonfly doji, gravestone doji dan four price doji.

Belajar Trading Forex

Long-legged doji mudah dikenali dari shadow-nya yang panjang. Yang jelas, kedua shadow dapat dilihat dengan jelas dan memiliki panjang yang hampir sama, atau paling tidak perbedaan panjangnya tidak terlalu jauh.

Dragonfly doji memiliki harga open, close dan high yang sama atau hampir sama. Bentuknya seperti huruf “T”. Namun ada kalanya letak “body” agak sedikit ke bawah sehingga dragonfly doji ini memiliki bentuk seperti salib. Istilah dragonfly ini diambil karena doji ini memiliki bentuk mirip seperti capung.

Gravestone doji memiliki harga open, close dan low yang sama atau hampir sama. Doji ini diberi nama gravestone karena bentuknya yang mirip batu nisan.  Ada kalanya juga posisi “body” agak sedikit ke atas sehingga bentuknya menyerupai salib terbalik.

Four price doji merupakan doji yang memiliki harga open, close, high dan low yang sama.

Kemunculan doji biasanya menunjukkan bahwa tekanan bullish atau bearish mulai berkurang. Jadi jika doji muncul pada saat uptrend, itu merupakan pertanda bahwa tekanan bullish menurun, sebaliknya jika doji muncul pada saat downtrend artinya tekanan bearish mulai berkurang. Namun sekali lagi, diperlukan konfirmasi dari candlestick berikutnya untuk action. Ingat selalu bahwa doji adalah pola netral.

e.       Hammer & Hanging Man

Hammer dan hanging man sebenarnya adalah “saudara kembar”. Keduanya memiliki bentuk yang sama: sama-sama memiliki body yang mungil dan lower shadow yang panjang. Upper shadow nyaris tidak terlihat, bahkan hammer/hanging man yang sempurna sama sekali tidak memiliki upper shadow.

Belajar Trading Forex Hammer/hanging man yang bagus memiliki lower shadow yang panjangnya minimal 1,5 (satu setengah) kali panjang body-nya. Beberapa referensi yang lain menyebutkan lower shadow paling tidak dua hingga tiga kali lebih panjang daripada body-nya.

Yang membedakan hammer dan hanging man adalah lokasinya. Hammer selalu berlokasi di lembah, sementara hanging man selalu berada di puncak.

Belajar Trading Forex

Kemunculan hammer merupakan isyarat atau sinyal bullish, sedangkan kemunculan hanging man merupakan sinyal bearish. Namun munculnya hammer atau hanging man tidak lantas merupakan sinyal yang kuat. Hammer akan menjadi sinyal bullish yang kuat jika didukung oleh kemunculan bullish candle setelahnya. Hanging man pun akan menjadi sinyal bearish yang lebih kuat jika didukung oleh kemunculan bearish candle setelahnya.

Dalam prakteknya, pola candlestick seringkali digabungkan dengan indikator dan tool analisis yang lain, seperti stochastic atau Fibonacci retracement.

f.       Inverted Hammer & Shooting Star

Inverted hammer dan shooting star juga adalah saudara kembar. Bentuk mereka mirip dengan hammer dan hanging man yang terbalik. Keduanya memiliki body yang juga imut dan upper shadow yang biasanya memiliki panjang sekitar 1,5 (satu setengah) hingga tiga kali panjang body-nya. Lower shadow nyaris tidak terlihat, bahkan bentuk yang sempurna tidak memiliki lower shadow sama sekali.

Belajar Trading Forex

Disebut inverted hammer jika letaknya berada di lembah, sedangkan jika terlihat di puncak maka disebut sebagai shooting star.

Belajar Trading Forex

Inverted hammer merupakan sinyal bullish dan membutuhkan konfirmasi candlestick bullish yang muncul setelahnya. Sedangkan shooting star merupakan sinyal bearish yang juga membutuhkan konfirmasi candlestick bearish yang muncul setelahnya.

DUAL CANDLESTICK PATTERN

Setelah Anda mempelajari pola dasar yang merupakan single candlestick pattern, sekarang Anda akan naik setingkat untuk mempelajari dual candlestick pattern. Pola yang akan Anda pelajari adalah engulfing, dark cloud cover, piercing line dan tweezer.

a.      Engulfing pattern

Ada dua jenis engulfing pattern, yaitu bullish engulfing dan bearish engulfing. Berdasarkan namanya Anda tentu sudah bisa menebak implikasi apa yang ditimbulkan oleh kedua pola tersebut.

Belajar Trading Forex

Gambar di atas memperlihatkan bullish engulfing dan bearish engulfing. Kalau Anda lihat, suatu pola engulfing bisa dikenali ketika ada candlestick yang panjangnya melebihi candlestick sebelumnya. Tapi tidak cukup hanya “lebih panjang”. Candlestick yang lebih panjang tersebut harus terlihat seolah-olah “meliputi” candlestick sebelumnya.

Pola bullish engulfing merupakan pola yang mengindikasikan adanya potensi bullish. Pada gambar di atas terlihat bahwa bullish candlestick yang muncul lebih panjang daripada bearish candlestick sebelumnya. Harga low dari bullish candlestick tersebut tidak perlu lebih rendah daripada harga low bearish candlestick sebelumnya, namun harga high-nya harus lebih tinggi daripada harga high candlestick sebelumnya. Harga close dari bullish candlestick tersebut juga sebaiknya lebih tinggi daripada harga high candlestick sebelumnya, namun hal ini bukan merupakan suatu keharusan.

Bearish engulfing adalah kebalikan dari bullish engulfing. Pola ini mengindikasikan adanya potensi bearish. Pola ini ditandai dengan kemunculan bearish candlestick yang lebih panjang daripada bullish candlestick sebelumnya.

Agar lebih mudah, Anda hafalkan saja dengan menggunakan tanda lebih besar (>) dan lebih kecil (<) seperti ini:

Bullish engulfing:

  • Panjang Bullish candlestick > panjang bearish candlestick sebelumnya
  • Harga high bullish candlestick > harga high bearish candlestick sebelumnya
  • Harga close bullish candlestick > harga high bearish candlestick sebelumnya (bukan keharusan)

Bearish engulfing:

  • Panjang bearish candlestick > panjang bullish candlestick sebelumnya
  • Harga low bearish candlestick < harga low bullish candlestick sebelumnya
  • Harga close bearish candlestick < harga low bullish candlestick sebelumnya (bukan keharusan)

b.      Harami

Pola harami ini bisa dikatakan kebalikan dari pola engulfing. Bedanya, pada harami candlestick yang muncul lebih kecil daripada candlestick sebelumnya.

Belajar Trading Forex

Perhatikan bahwa bullish harami ditandai dengan kemunculan bullish candlestick yang lebih kecil daripada candlestick sebelumnya yang merupakan candlestick bearish. Sedangkan bearish harami ditandai dengan kemunculan bearish candlestick yang lebih kecil daripada candlestick sebelumnya.

Bullish harami merupakan pola bullish, sedangkan bearish harami merupakan pola bearish.

c.       Dark Cloud Cover & Piercing Line

Dark cloud cover dan piercing line juga merupakan pola double candlestick yang cukup populer. Dark cloud cover merupakan pola bearish, sebaliknya piercing line adalah pola bullish.

Belajar Trading Forex

Piercing line terjadi di lembah dan merupakan pola bullish seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Pola ini terdiri dari sebuah candlestik bullish dan sebuah candlestick bearish. Suatu pola bisa disebut sebagai piercing line jika memenuhi persyaratan sebagai berikut:

  • Harga low candlestick bullish lebih rendah daripada harga low candlestick bearish sebelumnya.
  • Harga close candlestick bullish lebih tinggi daripada harga close candlestick bearish sebelumnya.
  • Panjang body candlestick bullish minimal setengahnya panjang body candlestick bearish sebelumnya.

Dark cloud cover terjadi di puncak dan merupakan pola bearish. Persyaratan pola ini adalah sebagai berikut:

  • Harga high candlestick bearish lebih tinggi daripada harga high candlestick bullish sebelumnya.
  • Harga close candlestick bearish lebih rendah daripada harga close candlestick bullish sebelumnya.
  • Panjang body candlestick bearish minimal setengahnya panjang body candlestick bullish sebelumnya.

d.      Tweezer

Ada dua macam pola tweezer, yaitu tweezer top dan tweezer bottom. Pola ini merupakan pola yang cukup jarang muncul. Kata tweezer bisa berarti “penjepit” jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Konon, nama ini diberikan karena bentuk pola ini mirip dengan penjepit.

Belajar Trading Forex

Mudah saja mengenali pola ini. Tweezer bottom merupakan bentuk hammer yang berdampingan, sedangkan tweezer top merupakan inverted hammer (shooting star, karena berada di atas) yang berdampingan.

TRIPLE CANDLESTICK PATTERN.

Pola candlestick yang juga populer adalah pola candlestick yang terdiri atas tiga buah candlestick. Kita akan membahas pola triple candlestick yang populer saja.

a.      Morning star & evening star

Kita mulai dari pola triple candlestick yang paling populer, yaitu morning star dan evening star. Pola-pola ini populer karena kemunculannya biasanya diikuti oleh koreksi yang lebih panjang daripada pola-pola yang lain.

Belajar Trading Forex

Morning star merupakan indikasi bullish, sedangkan evening star memiliki indikasi bearish.

Morning star dapat Anda kenali memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Candlestick pertama merupakan candlestick bearish, yang mana adalah bagian dari sebuah downtrend.
  2. Candlestick kedua adalah candlestick yang memiliki body yang lebih kecil, bisa merupakan candlestick bullish ataupun bearish. Hal ini menunjukkan bahwa mulai ada “keragu-raguan” di pasar.
  3. Candlestick ketiga adalah candlestick bullish yang lebih panjang daripada candlestick kedua. Panjangnya tidak perlu sama dengan candlestick pertama, namun posisi harga close-nya harus melebihi setengah dari body candlestick pertama. Inilah konfirmasi terbentuknya pola morning star.

Nah, kalau evening star merupakan kebalikan dari morning star tadi:

  1. Candlestick pertama merupakan candlestick bullish, yang mana adalah bagian dari sebuah uptrend.
  2. Candlestick kedua adalah candlestick yang memiliki body yang lebih kecil, bullish ataupun bearish tidak penting.
  3. Candlestick ketiga adalah candlestick bearish yang lebih panjang daripada candlestick kedua. Panjangnya tidak perlu sama dengan candlestick pertama, namun posisi harga close-nya harus melebihi setengah dari body candlestick pertama. Inilah konfirmasi terbentuknya pola evening star.

Ada kalanya candlestick yang ke-2 adalah sebuah doji. Nama polanya pun akan dimodifikasi menjadi morning doji star atau evening doji star.

b.      Three white soldiers & three black crows

Belajar Trading Forex

Pola three white soldiers adalah tiga buah candlestick bullish yang muncul berurutan pada saat downtrend, yang merupakan sinyal bullish. Pola ini merupakan salah satu pola yang dianggap sinyal bullish yang kuat, terutama jika muncul pada saat downtrend memasuki fase konsolidasi. Fase konsolidasi dalam sebuah tren sendiri adalah ketika harga cenderung bergerak sideways.

Candlestick yang pertama dalam pola ini tentunya adalah sebuah candlestick bullish. Candlestick ke-2 haruslah juga sebuah candlestick bullish yang body-nya lebih panjang daripada candlestick pertama. Selain itu, jarak antara harga close dan high candlestick yang kedua ini juga tidak boleh terlalu jauh. Upper shadow-nya harus sangat pendek atau tidak ada sama sekali.

Pola ini akan lengkap dengan kemunculan candlestick ketiga yang panjangnya paling tidak sama dengan candlestick kedua atau lebih panjang. Shadow-nya juga harus sangat pendek atau tidak ada sama sekali. Akan semakin baik jika candlestick yang ketiga adalah sebuah white marubozu.

“Lawan” dari three white soldiers adalah three black crows. Pola tersebut adalah pola bearish, yang merupakan kemunculan tiga candlestick bearish secara berurutan pada saat uptrend.

Candlestick yang pertama dalam pola ini adalah sebuah candlestick bearish. Candlestick kedua haruslah juga sebuah candlestick bearish yang body-nya lebih panjang daripada candlestick pertama. Lower shadow-nya harus sangat pendek atau tidak ada sama sekali.

Konfirmasi pola ini adalah kemunculan candlestick ketiga yang panjangnya paling tidak sama dengan candlestick kedua atau lebih panjang. Shadow-nya juga harus sangat pendek atau tidak ada sama sekali. Jika candlestick yang ketiga adalah sebuah black marubozu, maka pola ini akan semakin bagus.

Nah, cukup di sini dulu pembahasan kita mengenai pola candlestick. Sebenarnya masih banyak pola candlestick yang tidak dibahas di sini, karena kita hanya membahas pola yang sering muncul dan populer saja.

0 4974
belajar forex

Tips Belajar Trading Forex Bagi Trader Pemula

Artikel belajar forex kali ini, masih bertemakan sistem trading forex, karena sistem trading sangat penting untuk kesuksesan seorang trader. Kesalahan utama yang sering dilakukan oleh trader pemula yaitu mereka tidak mempunyai strategi trading. Karena banyaknya alasan yang menarik dari trading forex yaitu waktunya yang 24 jam, bisa transaksi dua arah, adanya sistim leverage dll, seringkali para trader pemula terbuai oleh kemudahan ini dan membuat mereka ingin membuktikan kemampuan yang dimiliki karena ego yang mereka miliki. Sikap egois yang biasa dilakukan trader pemula yaitu mereka begitu percaya diri bisa mendapatkan profit dan membuat keberuntungan dalam waktu singkat. Kenyataannya seorang trader yang sukses dan berhasil biasanya mereka termasuk orang yang rendah hati dan disiplin. Sikap ini bisa didapatkan dari pengalaman serta menerima kenyataan di bidang trading forex, salah satunya yaitu bisa menerima kerugian.

Langkah pertama untuk menjadi trader yang sukses yaitu dengan merancang strategi trading atau menyusun trading plan. Membuat trading strategi adalah sangat penting dan sebenarnya sangat mudah.

Untuk menyusun strategi trading, seorang trader harus memperhatikan beberapa hal berikut :

  1. Alasan trading : Kenapa Buy atau Sell ?
  2. Instrumen yang mau ditransaksikan
  3. Tujuan trading : berapa target yang ingin dicapai? Berapa resiko yang siap ditanggung ?
  4. Money Management

Sebelum masuk posisi kita harus mempunyai alasan yang tepat.

Banyak trader pemula ketika masuk posisi karena didasari oleh sikap tidak sabar atau hanya berdasar feeling saat melihat harga bergerak naik atau turun. Ini merupakan resep kalau Anda ingin kehilangan modal Anda. Anda harus mempunyai alasan yang tepat kenapa Anda mengambil posisi Buy atau Sell, alasan ini bisa berdasarkan analisa teknikal atau analisa fundamental. Selalu gunakan kedua analisa ini sebagai alasan.

Mata uang atau Instrumen apa yang ingin Anda transaksikan.

Kedengarannya hal ini sangat sederhana, tapi dari hal yang mudah ini bisa membikin pusing jika tidak ditentukan dari awal karena setiap pasangan mata uang atau instrumen mempunyai karakteristik masing-masing. Ada yang cocok untuk scalping dan yang tidak, ada yang pergerakannya kencang ada yang tidak. Oleh karena itu Anda harus tahu instrumen apa yang ingin Anda tradingkan

Menentukan kapan dan seberapa sering Anda trading.

Seperti diketahui ada beberapa tipe trading yang bisa dilakukan. Tetapkan apakah Anda ingin menjadi seorang day trader atau menjadi trader yang akan menahan posisi untuk beberapa waktu atau trader scalper. Mengatur waktu trading Anda sesuai dengan jadwal kegiatan keseharian Anda dan tanggung jawab Anda akan mempunyai pengaruh.

Langkah selanjutnya yaitu menentukan tujuan trading Anda

Berapakah target profit dan stop loss Anda.

Cobalah untuk menempatkan target profit dan stop loss sebelum masuk posisi, jangan kuatir karena Anda bisa merubah target dan stop loss kapan saja apabila terjadi sesuatu yang tidak terduga terjadi di pasar. Kebiasaan keliru yang biasanya dilakukan trader pemula yaitu terburu-buru mengambil profit sementara membiarkan floating minus. Hal ini disebabkan karena mindset trader pemula yang sangat susah menerima kalau mereka salah.

Menempatkan stop loss pada saat Anda masuk posisi akan membuat Anda disiplin dan belajar bahwa kadang-kadang analisa Anda salah dan belajar menerimanya, kesalahan lebih lanjut yang sering dilakukan trader pemula yaitu mereka seringkali tidak realistis dengan tujuan yang ingin dicapai.

Money Management hal yang penting dalam trading.

Pertama yang harus dipahami trader pemula yaitu bahwa dalam dunia trading forex ini tidak ada seorangpun yang 100% akan profit terus meski itu trader profesional sekalipun, mereka juga pernah mengalami yang namanya loss. Sikap menerima saat analisa yang kita lakukan salah merupakan hal yang juga penting, kuncinya menerima kerugian saat analisa kita salah dan segera melakukan action sebelum mengalami kerugian yang tambah besar. Untuk melakukan itu seorang trader harus memahami seberapa besar modal yang dimiliki kemudian menentukan seberapa besar resiko yang siap ditanggung. Banyak trader yang berpengalaman memberikan saran jangan meresikokan lebih dari 5% dari modal untuk setiap kali masuk posisi, hal ini kelihatannya sangat kecil bagi trader pemula tapi percayalah hal ini akan menghindarkan dari kerugian yang besar.

Demikianlah tips belajar forex mengenai penyusunan sistem trading yang baik. Janganlah mengabaikan sistem trading ini, karena berhasil atau tidaknya trader, salah satunya adalah disiplin dalam penerapan sistem trading. Akhirnya.. Selamat belajar forex!!

0 3201
Belajar Trading Forex

Belajar Forex : Pada akhir tahun 1970-an, ada seorang dokter di Amerika Serikat yang juga aktif di perdagangan saham mengembangkan sebuah indikator teknikal yang bernama Moving Average Convergence Divergence (MACD). Ia adalah Prof. Gerald Appel.

MACD merupakan salah satu indikator teknikal yang bisa membantu Anda untuk mengidentifikasi perubahan arah. Selain itu, MACD bisa memberikan informasi apakah tren yang berlangsung cukup kuat atau tidak.

Dari namanya mungkin Anda sudah bisa menebak bahwa dasar yang digunakan MACD adalah Moving Average. Benar sekali. Tapi kita tidak akan membahas dasar teori dan perhitungannya. Dalam artikel ini kita akan membahas cara membaca MACD untuk menemukan peluang, karena itulah tujuan kita mempelajari analisis teknikal: mencari uang dari pasar finansial. Ya kan?

Belajar Trading Forex

MACD standar yang merupakan bawaan dari platform  Metatrader memiliki komponen-komponen sebagai berikut:

1.     Zero Line

2.     Histogram, yang berupa garis-garis vertikal

3.     MACD Signal Line, yang biasanya ditampilkan sebagai garis merah putus-putus.

Histogram merupakan indikator apakah tren yang terjadi cukup kuat atau tidak. Jika histogram semakin panjang, itu artinya momentum bertambah besar (tren turun bertambah kuat). Tetapi jika histogram semakin pendek, itu merupakan indikasi bahwa momentumnya semakin berkurang. Hal tersebut biasanya akan diikuti oleh koreksi.

MACD juga bisa dimanfaatkan untuk mencari entry signal. Caranya adalah dengan memperhatikan histogram dan MACD signal line. Ketika MACD signal line “melepaskan diri” dari histogram, itulah yang menjadi sinyalnya.

Sinyal buy adalah ketika MACD signal line lepas dari histogram di bawah zero line, sedangkan sinyal sell adalah ketika MACD signal line lepas dari histogram di atas zero line.

Belajar Trading Forex

MACD ini memiliki kelemahan. Pengaturan standar dari MACD seringkali memunculkan fake signal. Untuk itu Anda harus lebih berhati-hati menggunakan MACD ini dan disarankan untuk dipakai di time frame yang agak panjang, misalnya grafik 4 jam-an atau grafik harian.

Menemukan divergence

Bagaimana cara menemukan divergence dengan menggunakan MACD?

Pada dasarnya, caranya sama dengan mengenali divergence pada indikator lain seperti stochastic, CCI, atau RSI.

Pada MACD, yang Anda perhatikan adalah puncak-puncak dan lembah-lembah histogram.

Bullish divergence adalah ketika lembah grafik makin rendah namun lembah histogram makin tinggi. Pada saat tersebut histogram berada di bawah zero level. Konfirmasi dari bullish divergence adalah ketika histogram naik ke atas zero level. Gambar di bawah ini adalah salah satu contoh kejadian bullish divergence pada MACD..

Belajar Trading Forex

Bearish divergence adalah ketika puncak grafik makin tinggi namun puncak histogram makin rendah. Pada saat tersebut histogram berada di atas zero level. Konfirmasi dari bearish divergence adalah ketika histogram turun ke bawah zero level. Di bawah ini adalah contoh bearish divergence yang terlihat pada MACD.

Belajar Trading Forex

0 3163
Belajar Trading Forex

Belajar Forex : Relative Strength Index (selanjutnya akan kita sebut sebagai RSI), memiliki kemiripan dengan stochastic dalam hal membantu untuk mengenali kondisi overbought dan oversold. Indikator ini dikembangkan oleh J. Welles Wilder, Jr dan diperkenalkan pada tahun 1978. Wilder junior sendiri adalah seorang insinyur mesin yang lebih dikenal sebagai seorang analis teknikal yang melahirkan beberapa indikator teknikal yang terkenal selain RSI.

RSI memiliki nilai dari 0 (nol) hingga 100 (seratus). RSI bisa membantu Anda untuk memperkirakan keadaan overbought dan oversold. Pasar dianggap oversold jika RSI berada di bawah 30 dan dianggap overbought bila RSI berada di atas 70.

Belajar Trading Forex

Pada umumnya RSI digunakan untuk mencari sinyal buy dan sell, seperti halnya indikator yang lain. Sinyal sell dicari ketika RSI sudah memasuki area overbought, sebaliknya sinyal buy dicari ketika RSI sudah memasuki area oversold.

Konfirmasi sinyal sell adalah ketika RSI turun dari area overbought dan berada di bawah 70, sedangkan konfirmasi buy adalah ketika RSI naik dari area oversold dan berada di atas 30.

Belajar Trading Forex

RSI tidak seagresif stochastic. RSI termasuk indikator yang jarang memunculkan sinyal buy atau sell. Oleh sebab itu RSI mungkin tidak cocok bagi trader yang agresif, yaitu trader yang ingin melakukan transaksi sebanyak dan sesering mungkin.

Namun karena RSI jarang memunculkan sinyal, biasanya kemunculan sinyal diikuti oleh pergerakan yang cukup panjang. Oleh karena itulah RSI cocok bagi trader yang cenderung kalem, yang sangat sabar menanti sinyal RSI untuk melakukan transaksi.

Ada beberapa tips yang bisa Anda gunakan dalam menggunakan RSI untuk mengantisipasi munculnya fake signal. Kita sebut saja sebagai “jurus enam langkah RSI”.

Aturan untuk buy:

1.     RSI harus berada di area oversold (di bawah 30).

2.     Tunggu sampai RSI lepas dari area oversold (naik ke atas 30).

3.     Sebagai penguat, pastikan ada candlestick bullish ketika RSI lepas dari area oversold.

4.     Tunggu sampai candlestick tersebut selesai (close).

5.     Entry (buy) pada pembukaan candlestick berikutnya.

6.     Tempatkan stop loss sedikit di bawah swing low yang terakhir.

Ilustrasi langkah-langkah di atas adalah sebagai berikut:

Langkah 1 – 3:

Belajar Trading Forex

Langkah 4 – 6:

Belajar Trading Forex

Dan kejadian selanjutnya ternyata:

Belajar Trading Forex

Tips : jangan tempatkan stop loss persis di swing low terakhir. Sebagai antisipasi, jauhkan sedikit di bawah swing low tersebut. Seiring pengalaman dan banyaknya latihan, Anda nanti akan lebih mengenal karakteristik pasar sehingga bisa memperkirakan di mana sebaiknya stop loss Anda tempatkan.

Aturan untuk sell:

1.     RSI harus berada di area overbought (di atas 70).

2.     Tunggu sampai RSI lepas dari area overbought (turun ke bawah 70).

3.     Sebagai penguat, pastikan ada candlestick bearish ketika RSI lepas dari area overbought.

4.     Tunggu sampai candlestick tersebut selesai (close).

5.     Entry (sell) pada pembukaan candelstick berikutnya.

6.     Tempatkan stop loss sedikit di atas swing high yang terakhir.

Praktek dari jurus-jurus di atas adalah sebagai berikut:

Langkah 1 – 3:

Belajar Trading Forex

Langkah 4 – 6:

Belajar Trading Forex

Dan… jebrett!

Belajar Trading Forex

Divergence dengan RSI, why not?

RSI juga bisa mengenali saat terjadi divergence. Caranya sama dengan mengenali divergence pada indikator lain semisal stochatic dan CCI.

Contoh bullish divergence dengan menggunakan RSI:

Belajar Trading Forex

Yang berikut ini adalah contoh bearish divergence dengan RSI:

Belajar Trading Forex

Baiklah, demikian pembahasan kita mengenai RSI. Berlatihlah terus menggunakan demo account, agar kepekaan Anda semakin terasah!

0 4202
Belajar Trading Forex

Belajar Forex : Stochastic oscillator (lebih sering disebut sebagai stochastic saja) merupakan salah satu indikator yang juga bisa membantu Anda untuk menemukan momentum yang baik untuk menentukan entry point. Indikator ini pertama kali dikembangkan oleh seorang dokter yang juga adalah trader saham dan analis teknikal yang bernama George Lane di tahun 1950-an.

Stochastic juga merupakan salah satu indikator yang populer di kalangan para trader karena mudah dimengerti dan digunakan. Di samping itu, dengan metode yang baik, indikator ini juga bisa menghasilkan profit dengan konsistensi yang cukup baik. Itulah sebabnya indikator ini masih populer hingga saat ini.

Indikator ini memiliki dua garis: yaitu garis %K dan garis %D. Demi kemudahan untuk membedakannya, biasanya keduanya diberi warna yang berbeda. Warna yang biasa digunakan adalah warna biru muda untuk %K dan warna merah untuk %D. Selain itu, %D juga biasanya ditampilkan sebagai garis putus-putus. Tentu saja warna-warna itu nantinya bisa Anda ganti sesuai selera, yang penting nanti Anda bisa membedakan mana yang %K dan mana yang %D.

Belajar Trading Forex

Komponen lain adalah area overbought dan oversold. Pada stochastic, area overbought ini berlokasi di atas level 80, sedangkan area oversold berlokasi di bawah level 20.

Di awal telah dikatakan bahwa stochastic bisa membantu Anda menemukan momen entry yang baik. Yang menjadi sinyal adalah crossover (persilangan/perpotongan) antara garis %K dan %D. Sinyal sell yang baik sering muncul ketika stochastic telah berada di area overbought. Sebaliknya, sinyal buy yang baik seringkali muncul ketika stochastic telah berada di area oversold.

Belajar Trading Forex

Stochastic biasanya bekerja dengan baik pada saat market berada dalam keadaan sideway. Oleh karena itu, Anda harus berhati-hati menerjemahkan sinyal buy ataupun sell dari stochastic pada saat market trending.

Kalau begitu, stochastic tak berguna ketika market trending dong?

Tidak sepenuhnya demikian, sebab masih ada cara mempergunakan stochastic meskipun market sedang trending.

Ketika market sedang trending, Anda masih bisa menggunakan stochatic sebagai referensi. Syaratnya adalah sinyal yang muncul harus searah dengan tren yang sedang berlangsung. Jadi pada saat downtrend, yang dicari adalah sinyal sell. Sebaliknya pada saat uptrend, yang Anda cari adalah sinyal buy.

Belajar Trading Forex

Belajar Trading Forex

Nah, petuah bijaknya adalah: buy-lah engkau pada saat uptrend dan sell-lah engkau pada saat downtrend.

Menemukan divergence dengan stochastic

Selain memberikan informasi overbought dan oversold, stochastic juga bisa dimanfaatkan untuk mencari bullish divergence dan bearish divergence. Caranya mirip dengan mencari pola divergence pada CCI.

Belajar Trading Forex

Di atas adalah contoh bullish divergence yang diperoleh dengan menggunakan stochastic pada grafik AUD/USD. Bullish divergence akan memperoleh konfirmasi ketika stochastic naik melampaui level 50.

Belajar Trading Forex

Di atas ini adalah contoh bearish divergence yang terlihat pada grafik AUD/USD dengan menggunakan stochastic. Konfirmasi bearish divergence adalah ketika stochastic turun melewati level 50.

Bagaimana, cukup sederhana kan? Yang perlu Anda lakukan sekarang adalah memperbanyak latihan dengan mengamati stochastic.

0 4131
Belajar Trading Forex

Belajar Forex : Commodity Channel Index (CCI) adalah indikator teknikal yang dikembangkan oleh Donald Lambert. Awalnya indikator ini memang dikembangkan untuk menganalisis pergerakan komoditi, namun ternyata berkembang menjadi salah satu indikator yang populer dan banyak digunakan para trader untuk menganalisis pergerakan indeks saham maupun mata uang.

Kali ini kita akan membahas penggunaan CCI sebagai alat bantu dalam melakukan analisis teknikal. Diharapkan, indikator ini akan meningkatkan kemampuan Anda dalam  trading.

Belajar Trading Forex

Gambar di atas memperlihatkan indikator CCI yang diplot pada grafik. CCI memiliki tiga komponen, yaitu:

  • Garis CCI
  • Area overbought (jenuh beli)
  • Area oversold (jenuh jual)

Sederhananya, ketika garis CCI mengarah ke atas, itu artinya pasar sedang dalam keadaan bullish (harga sedang naik). Sebaliknya, ketika garis CCI mengarah ke bawah artinya pasar sedang dalam keadaan bearish (harga sedang turun). Semakin curam kemiringan garis CCI menunjukkan bahwa tekanan bullish atau bearishnya semakin kuat.

Kemudian ada area overbought dan area oversold. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, overbought artinya adalah jenuh beli. Ketika CCI masuk ke area overbought maka diperkirakan harga sudah terlalu tinggi sehingga ada kemungkinan harga akan mengalami penurunan. Pada CCI, area overbought ini berada di atas level 100.

Sebaliknya, oversold artinya adalah jenuh jual. Jadi ketika CCI masuk ke area oversold maka diperkirakan harga pada saat itu sudah cukup rendah sehingga ada kemungkinan harga akan naik. Pada CCI, area oversold ini berada di bawah level -100.

Dalam contoh di atas, grafik AUD/USD terlihat bullish, namun CCI terlihat mulai bergerak turun di area overbought. Ini merupakan salah satu indikasi bahwa tekanan bullish mulai berkurang. Dengan demikian, ada kemungkinan harga akan mengalami koreksi turun.

CCI juga bisa Anda manfaatkan sebagai konfirmasi sinyal buy dan sell. Caranya cukup sederhana. Sinyal sell adalah ketika garis CCI turun dari area overbought dan turun ke bawah level 100. Sebaliknya, sinyal buy adalah ketika garis CCI naik dari area oversold dan naik ke atas level -100.

Namun perlu diingat bahwa sinyal yang valid adalah sinyal yang searah dengan tren. Ini berarti sinyal sell biasanya valid jika muncul pada saat downtrend dan sinyal buy biasanya valid jika muncul pada saat uptrend. Memang kadang kala sinyal yang berlawanan dengan arah tren juga bisa dimanfaatkan, akan tetapi hasilnya biasanya tidak semaksimal sinyal yang searah dengan tren.

Belajar Trading Forex

Belajar Trading Forex

Jadi, tetap saja Anda harus mencermati dulu tren yang tengah berlangsung di pasar. Yang pertama kali harus Anda amati adalah price action-nya dulu (yang terlihat dari grafik), baru kemudian indikatornya. Ingatlah selalu bahwa indikator hanya bersifat membantu Anda untuk menemukan momen yang tepat.

Menemukan divergence

Selain memberikan informasi oversold dan overbought, CCI juga bisa Anda pergunakan untuk menemukan divergence. Divergence biasanya diikuti oleh koreksi harga.

Ada dua jenis divergence, yaitu bearish divergence dan bullish divergence.

Bearish divergence terjadi pada saat uptrend. Ketika bearish divergence ini terkonfirmasi maka cenderung akan terjadi koreksi turun.

Belajar Trading Forex

Konfirmasi bearish divergence yang paling mudah adalah ketika garis CCI turun melewati garis level 0.00. Pola atau formasi candlestick juga bisa dipergunakan sebagai konfirmasi (akan dipelajari pada level yang lebih lanjut). Namun perlu diingat bahwa bearish divergence biasanya cenderung hanya akan diikuti oleh koreksi turun saja, sehingga target pergerakannya pun tidak akan jauh. Dalam hal ini, trend line atau support terdekat bisa Anda pergunakan sebagai target pergerakan terjauhnya.

Belajar Trading Forex

Konfirmasi bullish divergence adalah ketika garis CCI naik dan melewati garis level 0.00. Seperti halnya bearish divergence, bullish divergence pun biasanya hanya diikuti oleh koreksi naik (meskipun tidak menutup kemungkinan bahwa akan ada pergerakan yang lebih panjang). Oleh sebab itu, bijaksanalah dalam memanfaatkan divergence sebagai sinyal entry.

 

0 2260
tutorial forex, belajar trading forex, cara belajar forex

Sakit Mana Antara Sakit Gigi dengan Rugi dalam Trading Forex?

Sakit gigi adalah bencana. Itu kata orang sih, sebab saya belum pernah ngerasain sakit gigi.. hehehe..

Mau melakukan apapun jadi terganggu. Menjadi cepat marah jika diganggu orang lain. Kepala juga ikut nyut-nyutan dan sebagainya.

Bagaimana dengan merugi dalam trading forex ? Sama sakitnya sih.. Cuma beda tempatnya aja. Kalo sakit gigi sakitnya di gigi sedangkan kalo rugi di trading forex sakitnya di sini  nih (sambil nunjuk ke hati… hahaha..). Ya memang benar sih. Sakit gigi fisiknya yang sakit sedangkan rugi dalam trading forex psikisnya yang sakit. Jadi sakit mana nih?

Namanya juga sakit, ya kita harus menjalani pengobatan, kalo sakit gigi harus ke dokter gigi. Bagaimana dengan sakit karena rugi dalam forex? Ada beberapa hal yang bisa dilakukan.

  1. Evaluasi sistem trading anda.
    Anda harus evaluasi apa yang menyebabkan Anda merugi. Apakah cara melakukan analisa harga yang kurang benar yang berimbas ke floating loss hingga terkena stop loss atau autocut ataukah karena emosi yang berlebihan?
    Jika jawabnya cara analisa, ini berarti Anda harus mengupgrade cara melakukan analisis harga. Bisa dikarenakan Indikator yang tidak sesuai dengan gaya trading Anda, terlalu banyak menggunakan indikator yang malah menyebabkan Anda bingung untuk mengambil keputusan atau mungkin pemilihan skala waktu yang tidak tepat dengan gaya trading Anda.
    Gaya trading? Ya gaya trading masing-masing trader berbeda yang menyebabkan indikator yang bagus untuk trader lain belum tentu bagus buat Anda. Jadi kenalilah gaya trading Anda dan pilihlah indikator yang sesuai.
    Emosi juga penting diperhatikan. Untuk menjadi trader yang sukses, Anda harus mampu mengendalikan emosi, harus mempunyai kesabaran untuk menemukan moment yang tepat untuk entri ke pasar dan keluar dari pasar.
  2. Susun trading plan dan managemen modal Anda.
    Ya.. ini juga penting. Anda harus menyusunnya sesuai dengan modal yang Anda punya, jangan sampai Anda overtrade. Tentukan juga berapa keuntungan yang akan Anda ambil dalam sekali entri dan berapa kerugian yang akan dipertaruhkan. Dan ingat!!! Anda harus benar-benar disiplin menjalankannya.

2 hal ini yang terpenting sebagai obat Anda. Janganlah cepat berpuas diri, terus upgrade pengetahuan Anda. Anda bisa mencari tutorial forex di internet atau bisa juga menduplikat system trading teman Anda.

Lantas… Sakit mana?